Santri Mamba’ul Qur’an Ukir Sejarah di World Muslim Jamboree Scout 2025 Cibubur: Paduan Hafalan Qur’an dan Semangat Kepanduan Global

CIBUBUR, 13 September 2025 — Pondok Pesantren Tahfizh Mamba’ul Qur’an (PPMQ) mencatatkan prestasi membanggakan dengan mengirimkan delegasi terbaiknya untuk berpartisipasi dalam ajang kepanduan internasional akbar, World Muslim Jamboree Scout (WMSJ) 2025, di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Para santri, yang dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an, tidak hanya tampil sebagai peserta, tetapi juga menjadi duta yang sukses memadukan nilai-nilai keislaman dengan semangat kepanduan yang tangguh dan modern.
Menyambut Dunia dengan Kalamullah
Di tengah keriuhan 15.000 lebih peserta dari puluhan negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), kontingen PPMQ tampil berbeda. Mereka membuktikan bahwa menjadi seorang Hafizh (penghafal Qur’an) tidak menghalangi keaktifan dalam kegiatan alam terbuka dan kepemimpinan.
“Kami hadir di sini membawa dua identitas utama: sebagai seorang Pramuka, kami tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab. Sebagai seorang Santri Tahfizh, kami membawa kedamaian dan akhlakul karimah yang bersumber dari Al-Qur’an,” ujar salah satu Pembina PPMQ.
Prestasi yang Mencuri Perhatian
Meskipun WMSJ 2025 berfokus pada pertukaran budaya dan keterampilan kepanduan, PPMQ berhasil mencuri perhatian melalui:
- Lomba Hafalan Al-Qur’an dan Syarhil Qur’an: Delegasi PPMQ meraih Penghargaan Khusus dalam sesi kegiatan berbasis spiritual, menunjukkan kualitas hafalan dan pemahaman mereka yang mendalam.
- Aksi Sosial dan Komunitas: Mereka aktif terlibat dalam program Community Development dan Global Peace Initiative, menjadi contoh nyata santri yang peduli pada isu-isu kemanusiaan dan perdamaian global, sejalan dengan tema WMSJ 2025: “We are Muslim: Civilized, United, and Peaceful.”
- Pertunjukan Seni Islam-Budaya: Dalam malam seni budaya internasional, tim PPMQ mementaskan kolaborasi unik antara lantunan Shalawat dan Qasidah yang merdu dengan tarian daerah, memperkenalkan kekayaan budaya Islam Indonesia kepada dunia.
Cetak Generasi Emas yang Komprehensif
Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizh Mamba’ul Qur’an menyampaikan rasa syukur dan bangga. Keikutseraan ini adalah bukti komitmen pondok untuk mencetak Generasi Emas yang tidak hanya fasih Al-Qur’an, tetapi juga unggul dalam kepemimpinan, keterampilan hidup, dan berwawasan global.
“Ini bukan sekadar kegiatan berkemah. Ini adalah panggung global bagi santri kami untuk berinteraksi, belajar toleransi, dan menunjukkan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin. Pulang dari Cibubur, mereka akan membawa semangat baru untuk berdakwah melalui tindakan nyata,” tutup beliau.
Keberhasilan PPMQ di World Muslim Jamboree Scout 2025 ini menjadi inspirasi bagi pondok pesantren dan sekolah lain di Indonesia, menunjukkan bahwa pendidikan agama dan pengembangan diri melalui kepanduan dapat berjalan beriringan, menghasilkan karakter muslim yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia.

